Teori Asal Usul Makhluk Hidup

Pernah kita berfikir kapan dan bagaimana terbentuknya makhluk hidup pertama kali? Pertanyaan itu merupakan masalah yang terus berlangsung dari abad ke abad bahkan terjadi perdebatan diantara ahli-ahli biologi. sehingga lahirlah beberapa teori tentang asal-usul kehidupan.

Teori Abiogenesis

Teori ini dikemukakan oleh Aristoteles (384-322). Berdasarkan teori ini, makhluk hidup dianggap berasal dari benda mati dan terjadi secara spontan. Teori ini didukung oleh Antonie va Leeunhoek dan Needham (Ilmuawan Ielandia).

Needham melakukan penelitian menggunakan air rebusan daging (kaldu) yang diletakkan di ruang terbuka. Setelah beberapa hari, air kaldu tersebut menjadi keruh yang diyakini karena adanya mikroorganisme. Needham kemudian menyimpulkan bahwa mikroorganisme tersebut terjadi dari benda mati, yaitu air kaldu.

Teori Biogenesis

Teori ini menyebutkan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. Teori ini pertama kali dikemukakan oleh Francesco Redi (seorang ilmuwan Italia). Setelah Redi mengemukakan pendapatnya, banyak ilmuwan yang melakukan penelitian dan sepakat dengan Redi. Penelitian-penelitian tersebut antara lain:

1. francesco Redi (1626-1697)

Redi meneliti asal belatung pada daging yang membusuk. dalam penelitiannya ia menggunakan tiga buah toples yang diisi dengan beberapa kerat daging seperti pada gambar berikut:

Larva yang ditemukan pada toples yang terbuka dan yang ditutupi kain kasa kemudian menjadi lalat. Dari hasil penelitian ini, Redi menyimpulkan bahwa makhluk hidup tidap berasal dari benda mati. Dalam hal ini belatung tidak berasal dari daging, melainkan dari lalat yang hinggap kemudian bertelur diatas daging dan kemudian telur menetas menjadi larva (belatung).

2. Lazzaro Spallanzani (1729-1799)

Spallanzani meneliti perkembangan bakteri dalam kaldu. Ia menggunakan dua buah botol yang diisi kaldu dan dipanasi seperti pada gambar berikut:

Tabung pertama dibiarkan terbuka sedangkan tabung kedua ditutup rapat. Setelah beberapa hari, pada tabung yang dibiarkan terbuka menjadi keruh sedangkan pada tabung yang ditutup rapat tetap jernih. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa pada keruhnya kaldu tersebut karena adanya bakteri diudara yang masuk ke dalam tabung yang terbuka.

3. Louis Pasteur (1822-1895)

Louis Pasteur berusaha memperbaiki dua penelitian sebelumnya dengan meneliti perkembangan bakteri dalam kaldu dengan menggunakan tabung labu siam yang ditutup dengan pipa berbentuk leher angsa (huruf s).

Berdasarkan penelitian-penelitian tersebut, dapat ditarik kesimpulan:

  1. Omne vivum ex vivo (semua makhluk hidup berasal dari kehidupan sebelumnya)
  2. Omne vivum ex ovo (semua yang hidup berasal dari telur)
  3. Omne ovum ex vivo (semua telur berasal dari makhluk hidup)

Dengan kesimpulan itu, maka runtuhlah teori Abiogenesis

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Biologi dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s